Friday, October 15, 2021

Materi IPA Kelas 6 Gaya dan Gerak

 A.    Hubungan Gaya dan Gerak

Gaya merupakan tarikan, dorongan, dan putaran yang dapat mempengaruhi keadaan suatu benda. Pengaruh pemberian gaya terhadap benda antara lain:

a. Gaya dapat mengubah kecepatan

    Contoh

-          Mengerem sepeda/mobil/motor

-          Kiper menangkap bola

-          Gerak kelereng di tanah yang awalnya kencang lama-kelamaan berhenti

b. Gaya dapat mengubah arah benda

-          Kipper manangkis bola

-          Membelokkan stang sepeda di tikungan

-          Mengoper bola ke teman

c. Gaya dapat mengubah bentuk benda

-          Mobil penyok setelah menabrak pohon

-          Membuat mainan dari plastisin

-          Membuat gerabah dari tanah liat

Gerak yang terjadi pada benda dipengaruhi oleh gaya yang diterima. Artinya, benda akan bergerak jika diberikan gaya. Gaya yang dapat mempengaruhi gerak, misalnya gaya otot, gaya pegas dan sebagainya.

1.      Gerak Timbul karena Gaya Otot

Gaya otot merupakan gaya yang dihasilkan oleh kontraksi (memendek) dan relaksasi (memanjang) otot. Contoh gaya otot:

-          Mengoper bola sepak dan memukul bola kasti

-          Menekan adonan kue dan membuat tembikar

-          Tarik tambang

-          Bermain jungkat jungkit

umam3dimensi.wordpress.com


                                                                                       

 





2.      Gerak Timbul karena Gaya Pegas

Gaya pegas merupakan gaya yang timbul akibat adanya

dorongan atau tarikan terhadap benda-benda elastis.

Benda elastis adalah benda-benda yang dapat berubah

bentuk saat diberi gaya dan kembali ke bentuk semula

saat gaya dihilangkan. Contoh gaya pegas:

-          Melompat di atas trampolin

-          Gerak melontarkan anak panah dengan busurnya

-          Tarikan terhadap karet katapel 

http://vigiliohouseproject.blogspot.co.id

 







3.      Gerak Timbul karena Gaya Mesin

Gaya yang dihasilkan mesin dapat berupa tarikan atau dorongan. Misalnya pesawat ulang alik yang diluncurkan ke ruang angkasa menggunakan gaya dorong dari roket untuk melawan gaya gravitasi bumi. Selain pesawat ulang alik, gerakan yang dapat timbul dari gaya mesin antara lain pesawat terbang, mobil dan kapal laut.                  

 

http://nizzarcollectio.blogspot.co.id

 


 

 

Macam-macam gaya yaitu:

No

Nama Gaya

 

Pengertian

 

Penemu Gaya

1.

Gaya magnet

Merupakan suatu tarikan yang dihasilkan oleh sebuah magnet pada logam-logam tertentu

Contoh: Magnet jarum pada Kompas

Michael Faraday

2.

Gaya Gravitasi

Merupakan gaya tarikan suatu benda

Contoh: apabila kita jatuh pasti selalu ke bawah

Sir Isaac Newton

3.

Gaya Gesek

Merupakan gaya yang diberikan oleh dua buah benda yang bersentuhan dan bergerak berlawanan arah.

Contoh: ketika kita berjalan sepatu bersentuhan dengan lantai

Sir Isaac Newton

4.

Gaya Pegas

Merupakan gaya pada benda yang dapat kembali ke bentuk semula

Contoh: Apabila kita bermain ketapel

Robert Hooke

5.

Gaya Listrik Statis

Merupakan gaya listrik yang bersifat sementara.

Contoh: Sobekkan kertas yang menempel pada penggaris yang sebelumnya telah digosok-gosokkan ke rambut

Sir Isaac Newton

6.

Gaya Otot

Merupakan gaya yang dihasilkan oleh tenaga manusia dan hewan.

Contoh: Sapi menarik gerobak

Luigi Galvani

7

Gaya Mesin

Merupakan gaya yang diberikan oleh bekerjanya suatu mesin

Contoh: Mesin diesel, Mesin sepeda motor, mesin pabrik.

James Watt

B.     Gerak Menimbulkan Energi

Salah satu pengaruh pemberian gaya terhadap suatu benda adalah terjadinya gerak. Benda yang bergerak mengandung energi. Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. Energi yang dimiliki benda yang bergerak disebut energi kinetik. Semakin besar gaya yang diberikan, semakin besar energi yang ditimbulkan.


A.    Pilihlah jawaban yang tepat!

1.      Anak panah dapat meleset dari busurnya karena adanya gaya…

a.       Magnet                        c. Pegas

b.      Listrik                          d. Gravitasi

2.      Gaya yang dikarenakan pada benda dapat menyebabkan benda sebagai berikut, kecuali…

a.       Bergerak                      c. Menambah kecepatan

b.      Berubah arah               d. Benda tidak terpengaruh

3.  Peristiwa penggaris yang telah digosokkan ke rambut kemudian dapat menarik potongan kertas merupakan contoh gejala listrik…

a.       Statis                           c. Praktis

b.      Dinamis                       d. Taktis

4.      Kegiatan yang menggunakan gaya tarik adalah…

a.       Menimba air di sumur

b.      Mengendarai sepeda motor

c.       Menendang bola ke arah gawang

d.      Memasukkan bola basket ke keranjang

5.      Berikut ini yang termasuk benda-benda elastis yaitu…

a.       Balon, sendal, dan kawat

b.      Kawat, benang jahit dan tali rafia

c.       Pegas, karet gelang, dan ban dalam sepeda

d.      Ban mobil, karet gelang, dan rantai sepeda

6.      Pernyataan tentang hubungan antara gaya dan gerak yang tepat adalah…

a.       Semakin besar gaya yang diberikan, maka gerak yang dihasilkan semakin cepat

b.      Semakin kecil gaya yang diberikan, maka gerak yang dihasilkan akan semakin cepat

c.       Semakin besar gaya yang diberikan, maka gerak yang dihasilkan akan semakin lambat

d.      Pemberian gaya yang semakin besar, mengakibatkan benda tidak akan bergerak

7.      Anak yang melompat di atas trampolin dapat terpantul tinggi akibat adanya gaya…

a.       Pegas                                       c. Otot

b.      Gesek                                      d. Mesin

8.      Buah yang sudah matang akan jatuh dari tangkainya. Gerak jatuh buah dari pohon disebabkan oleh gaya…

a.       Otot                                         c. Tarik

b.      Dorong                                    d. Gravitasi

9.      Saat kamu mengendarai sepeda kemudian mengerem menyebabkan gerak sepeda…

a.       Tetap melaju                            c. Melaju semakin kencang

b.      Bergerak mundur                    d. Semakin lambat dan akhirnya berhenti

10.  Batu yang dilontarkan oleh katapel akan semakin jauh jika…

a.       Karet katapel dikendurkan     c. Karet katapel ditarik semakin panjang

b.      Berat benda semaki besar       d. Karet katapel ditekan semakin kuat

 

B.     Isilah dengan jawaban yang tepat!

1.      Benda dapat bergerak disebabkan adanya…yang bekerja pada benda tersebut.

2.      Energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak disebut dengan energi…

3.      Putaran ban mobil membuat mobil dapat bergerak maju atau mundur. Ban mobil dapat berputar karena gaya yang dihasilkan oleh…

4.      Kerikil pada katapel dapat terlontar sangat jauh karena pengaruh gaya…dari karet katapel.

5.      Contoh benda yang digunakan dengan memanfaatkan gaya tarikan, antara lain…,…, dan…

 

Monday, October 11, 2021

Materi IPS Proklamasi Kemerdekaan Indonesia


1.       LATAR BELAKANG PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

Proklamasi Kemerdekaan yang dilakukan tanggal 17 Agustus 1945 menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia. Diawali dengan dijatuhkannya bom atom oleh tentara Amerika Serikat pada tanggal 6 Agustus 1945 di kota Hiroshima dan pada tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki, Jepang akhirnya menyerah kepada tentara Sekutu. Peristiwa ini dijadikan kesempatan oleh bangsa Indonesia untuk segera membebaskan diri dari penjajahan bangsa Jepang

2.       PENYUSUNAN NASKAH PROKLAMASI

Teks proklamasi ditulis di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Jl. Imam Bonjol No. 1. Para penyusun teks proklamasi adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Soebardjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno. Saat itu hadir pula B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks proklamasi diketik oleh Sayuti Melik

3.       PEMBACAAN NASKAH PROKLAMASI

Sumber: id.wikipedia.org
Pada pagi hari, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain SoewirjoWilopoGafar Pringgodigdo, Tabrani, dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10.00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Setelah itu, Sang Saka Merah Putih, yang telah dijahit oleh Fatmawati, dikibarkan. Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera, tetapi ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Sumber:wikipedia.org


4.       ISI NASKAH PROKLAMASI

 

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan

dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

 

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

ngsa Indonesia.

Soekarno/Hatta.


6.       MAKNA PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA

1.       Sebagai puncak perjuangan Indonesia

2.       Pengakuan kepada dunia luar

3.       Menaikan martabat bangsa

4.       Perjuangan sebagai Negara baru

5.       Tonggak sejarah Negara Indonesia

Sunday, October 10, 2021

Kenali 4 Hal ini Sebelum Melaksanakan PTK

Sumber Foto: Dok Pribadi
Menulis dan menyusun karya tulis ilmiah bagi sebagian orang mungkin merupakan pekerjaan yang menyulitkan, akan tetapi bagi sebagian lain menulis itu mudah, kedua hal tersebut wajar saja terjadi. Mudah atau sulitnya menulis tidak disebabkan karena sebagian orang memiliki bakat dan sebagian lainnya tidak berbakat. Kemampuan menulis tidak tergantung dari bakat seseorang. Orang yang tidak berbakatpun bisa menulis, karena kemampuan menulis diperuntukkan bagi siapa saja tidak kenal kasta, status social, ekonomi, tidak kenal suku dan agama, tidak peduli pimpinan atau bawahan.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu karya tulis dalam bidang pendidikan, PTK merupakan salah satu kegiatan pengembangan profesi guru untuk meningkatkan mutu pendidikan, khusunya pembelajaran di sekolah. Untuk setiap kegiatan dalam kegiatan pengembangan profesi yang dil;akukan dengan baik dan benar diberikan angka kredit. Angka kredit adalah angka yang diberikan berdasarkan penilaian atas prestasi yang telah dicapai oleh seorang guru dalam mengerjakan butir rincian kegiatan yang dipergunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan kenaikan pangkat dalam jabatan guru.

Baca juga: 8 Kendala Guru dalam Melaksanakan PTK

Sebelum melakukan PTK, ada baiknya memperkaya pengetahuan tentang apa tujuan PTK, apa karakteristisk PTK, apa prinsip-prinspi PTK dan apa perbedaan PTK dengan penelitian formal. Mari kita simak penjelasannya.

1.       Tujuan PTK

PTK berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran kelas. Di ruangan kelas, menurut Wiriatmadja (2005) PTK dapat berfungsi sebagai: (a) alat untuk mengatasi masalah-masalah yang didiagnosis dalam situasi pembelajaran di kelas; (b) alat pelatihan dalam jabatan, membekali guru dengan keterampilan dan metode baru dan mendorong timbulnya kesadaran diri, khususnya melalui pengajaran sejawat; (c) alat untuk memasukkan ke dalam system yang ada secara alami pendekatan tambahan atau inovasi’ (d) alat untuk meningkatkan komunikasi yang biasanya buruk antara guru dan peneliti; (e) alat untuk menyediakan alternative bagi pendekatan yang subjektif, impresionistik terhadap pemecahan masalah kelas; (f) alat untuk mengembangkan keterampilan guru yang bertolak dari kebutuhan untuk mengulangi berbagai permasalahan pembelajaran actual yang dihadapi di kelasnya.

Secara garis besar bahwa tujuan utama PTK adalah untuk mengubah perilaku pengajaran guru, perilaku peserta didik kelas, peningkatan proses pembelajaran sehingga dapat menciptakan guru professional dan lulusan yang memiliki daya saing. Dengan adanya PTK dapat meningkatkan kepercayaan guru dan dapat meningkatkan kreativitas melalui hasil-hasil PTK yang memiliki innovative value.

2.       Karakteristik PTK

Beberapa pakar mengemukakan karakteristik tindakan kelas sebagai berikut: (1) didasarkan atas masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran; (2) dilakukan secara kolaboratif melalui kerjasama dengan pihak lain; (3) peneliti sekaligus sebagai praktisi yang melakukan refleksi; (4) bertujuan memecahkan masalah atau meningkatkan mutu pembelajaran dan (5) dilaksanakan dalam rangkaian langkah yang terdiridari beberapa siklus; (6) yang diteliti adalah tindakan yang dilakukan, meliputi efektivitas metode, teknik, atau proses pembelajaran; (7) tindakan yang dilakukan adalah tindakan yang diberikan oleh guru kepada peserta didik (Sulipan, 2007).

Pakar yang lain menyebutkan ada enam karakteristik penelitian tindakan kelas (Winter, 1996), yaitu: (a) kritik refleksi, yaitu adanya refleksi yang bersifat evaluasi pelaksanaan pembelajaran; (2) kritik dialektis, yaitu adanya pandangan kritis dan objektif terhadap kelemahan atau hambatan dalam pelaksanaan; (3) kolaboratif, yaitu adanya kerjasama dengan pihak lain untuk mengamati atau sumber data atas masalah yang dihadapi dalam pembelajaran; (4) resiko, berarti peneliti atau guru sendiri harus berani mengambil resiko bahwa hipotesisnya meleset atau beresiko untuk melakukan perubahan yang bersifat perbaikan; (5) susunan jamak, yaitu bersifat reflektif, dialektis, partisipatif, dan kolaboratif; dan (6) internalisasi teori dan praktik, artinya teori dan praktik bukanlah hal yang terpisah, tetapi hanyalah  merupakan satu hal yang memiliki tahapan berbeda, yang saling bergantung satu sama lain, dengan demikian pengembangan teori akan berakibat pada praktik demikian juga pengembangan praktik yang berdampak pada teori.

Sedangkan menurut Priyono (1999) karakteristik PTK adalah (1) masalah yang dijadikan objek penelitian muncul dari dunia kerja peneliti itu sendiri, (2) bertujuan memecahkan masalah guna peningkatan kualitas , (3)menggunakan data yang beragam, (4) langkah-langkahnya merupakan siklus dan (5) mengutamakan kerja kelompok.

Berdasarkan pendapat beberapa ahli dapat disimpulkan bahwa karakteristik PTK secara garis besar adalah: (1) mengkaji permasalahan situasional dan kontekstual, 2) adanya tindakan, 3) adanya evaluasi terhadap tindakan, 4) pengkajian terhadap tindakan, 5) adanya kerja sama, 6) adanya refleksi.

3.       Prinsip-Prinsip PTK

Sulipan (2007) dalam modul KTI online mengemukaan prinsip-prinsip PTK secara umum adalah:

(1)    Tidak mengganggu komitmen guru sebagai pengajar;

(2)    Metode pengumpulan data tidak menuntut waktu yang berlebihan

(3) Metodologi yang digunakan harus reliable sehingga memungkinkan guru mengidentifikasi serta merumuskan hipotesis secara meyakinkan;

(4)    Masalah berawal dari kondisi nyata dikelas yang dihadapi guru

(5)    Dalam penyelenggaraan penelitian, guru harus memperhatikan etika profesionalisme guru;

(6) Meskipun yang dilakukan adalah di kelas, tetapi harus dilihat dalam konteks sekolah secara menyeluruh;

(7)    Tidak mengenal populasi dan sampel

(8)    Tidak mengenal kelompok eksperimen dan control;

(9)    Tidak untuk digeneralisasikan

Sedangkan Kardiawarman (2007) mengemukakan prinsip-pronsip PTK adalah: 1) tidak mengganggu komitmen mengajar; 2) tidak menuntut waktu khusus; 3) masalah yang diteliti harus merupakan masalah yang dihadapi oleh guru.

4.       Perbedaan PTK dengan Penelitian Formal

PTK mempunyai perbedaan dengan penelitian formal, perbedaan esensi adalah keterlibatan guru dengan tujuan untuk memperbaiki proses belajar mengajar.

Penelitian Non PTK

PTK

·         Dilakukan oleh orang dari luar

·         Dilakukan oleh guru

·         Selalu memperhatikan populasi dan sampel

·         Tidak kenal istilah populasi dan sampel

· Kurang memperhatikan ukuran/kerepresentatifan sampel

·  Validitas dan reliabelitas instrument harus dikembangkan dan diuji

·         Instrument cukup memiliki validasi isi

·    Menuntut penggunaan analisis statistic yang kompleks

·         Tidak digunakan analisis statistik

·   Sering memerlukan pembanding atau kelas kontrol

· Tidak memerlukan kelas control sebagai pembanding keberhasilan

·         Mempersyaratkan hipotesis penelitian

·   Tidak selalu menggunakan hipotesis penelitian (kecuali yang berkaitan dengan uji teori)

Tujuannya untuk:

·         Mengembangkan pengetahuan umum (teori)

·         Tidak langsung memperbaiki praktik pembelajaran, tetapi melalui RDD

·         Tujuannya untuk

·  Memperbaiki praktik pembelajaran secara langsung

·         Memperbaiki mutu proses pembelajaran

Sumber: Ditjen PMPTK Depdiknas

Berdasarkan perbedaan di atas Nampak jelas bahwa arahan PTK untuk memperbaiki kualitas mengajar yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kinerja atau profesionalisme guru. PTK juga merupakan wujud dari pengembangan kurikulum dan berguna untuk merencanakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di masa mendatang, untuk memilih metode dan teknik yang tepat untuk proses pembelajaran. Tetapi meskipun demikian PTK harus memiliki kaidah-kaidah ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan.

 

Sumber Referensi:

Kardiawarman. 2007. Penelitian Tindakan Kelas Panduan Direktorat Pembina Diklat. Ditjen PMPTK

Sulipan. 2007Penelitian Tindakan Kelas. P4TK BMTI Bandung

Wiriatmadja, Rochiati. 2005. Metode Penelitian Tindakan Kelas, UPI Bandung dan Rosda

Winter, Richard. 1996. New Directions In Action Research. Washington DC: The Palmer Press