Showing posts with label Guru Pembelajar. Show all posts
Showing posts with label Guru Pembelajar. Show all posts

Thursday, July 5, 2018

Download Buku 4 Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)


Guru sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi, peran dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi kemdikbud 2025 yaitu menghasilkan insan Indonesia cerdas dan kompetitif. Oleh karena itu, profesi guru harus dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Konsekuensi dari jabatan guru sebagai profesi, diperlukan suatu sistem pembinaan dan pengembangan terhadap profesi guru guru secara terprogram dan berkelanjutan melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutanguna mendukung Pengembangan Profesi Guru Pembelajar (PGPP) merupakan salah satu kegiatan yang dirancang untuk mewujudkan terbentuknya guru profesional.

Oleh karena itu direktorat Jenderal Guru dan tenaga Kependidikan menerbitkan buku yang merupakan pedoman kegiatan pengembangan keprofesianberkelanjutan yang disajikan untuk digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan, baik oleh guru, tim penilai, maupun pemangku kepentingan.

Silahkan download buku 4 Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru di bawah ini.

download[4]

Monday, October 10, 2016

Info Terbaru Program Guru Pembelajar Kemdikbud


Sumber Foto: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.registrasigp.gurupembelajar
Selamat siang rekan guru di seluruh Indonesia. Pada kesempatan ini saya akan menginformasikan kabar terbaru mengenai guru pembelajar kemdikbud yang saya dapat dari link http://jetjetsemut.blogspot.co.id/2016/10/info-terbaru-program-guru-pembelajar.html. Langsung saja kita simak!
1. Bahwa untuk pelaksanaan kegiatan GP Tahun 2016, telah terjadi pemangkasan jumlah peserta, merujuk pada arahan Menkeu Sri Mulyani, bahwa negara sedang dalam keadaan "sakit" (minim anggaran)


2. Oleh karena itu, tidak semua GP dapat mengikuti kegiatan GP di tahun 2016 ini. (Hanya sekitar 25% dari jmlah seharusnya)

3. Untuk.mengetahui, apakah Bapak/Ibu mengikuti kegiatan. GP tahun ini, baik TM, D, maupun DK, silakan Bapak/Ibu login ke akun GPO masing2. Apabila di sana ada undangan untuk mengikuti diklat, berarti Bapak/Ibu terdftar sebagai peserta GP 2016. atau bisa menghubungi dinas pendidikan masing-masing.

4. Yang harus dilakukan setelah Bapak/Ibu terdaftar, adalah klik "terima undangan" kemudian "cetak undangan" (Undangan yang dicetak bisa disampaikan ke Dinas untuk mendapatkan ijin/surat tugas)
5. Yang akan dipelajari pada GP 2016, baik TM, D, maupun DK adalah 2 modul (KK) sekalipun nilai Bapak/Ibu yang merah lebih dari 2.

6.Bagi Bapak/Ibu yg sdh trdftar/diundang untuk mengikuti GP 2016, tetapi tdk masuk ke sistem dalam arti tdk mau mengikuti.kegiatan dengan alasan apapun, konsekuensinya, akan diwajibkan mengikuti.pelatihan sejenis dengan biaya mandiri.

7. Bahwa UKG 2016 merupakan Tes Akhir dari kegiatan GP. Jadi, peserta UKG 2016 adalah Bapak/Ibu yang mengikuti GP 2016 baik TM, D maupun DK. Jadi, tidak semua guru.akan mengikuti UKG. IN, NS, dan guru yang tidak diundang mengikuti GP tidak menjadi peserta UKG.

8. Yang diujikan dalam UKG adalah modul / KK yang dipelajari dalam GP. Jadi, hanya 2 modul.Setiap modul 30 soal.

9. Guru yg sudah selesai mengikuti GP dan dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat.
10. GP yang tahun ini tdk.diundang, akan mengikuti kegiatan GP dan UKG tahun depan.
Sumber: http://jetjetsemut.blogspot.co.id/2016/10/info-terbaru-program-guru-pembelajar.html

Tuesday, September 6, 2016

Struktur Program Guru Pembelajar Moda Tatap Muka


Selamat siang rekan guru di seluruh Indonesia.  Kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana struktur program pada program guru pembelajar moda tatap muka.  Program peningkatan kompetensi guru pembelajar moda Tatap muka menggunakan pendekatan pembelajaran bagi orang dewasa atau andragogi yang menempatkan peserta sebagai insan pembelajar dengan segenap potensi, pengalaman, dan pengetahuannya.


A. Struktur Program
Struktur Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar Moda Tatap Muka dirancang berdasarkan hasil UKG tahun 2015 dan disusun dalam rangka meningkatkan kompetensi guru secara bertahap dan berkesinambungan. Pola Moda Tatap Muka bagi guru mata pelajaran, guru kelas SD, dan guru BK adalah 60 Jam Pelajaran (JP) @ 45 menit untuk dua kelompok kompetensi sedangkan bagi guru kejuruan produktif adalah 100 JP @ 45 menit untuk satu kelompok kompetensi.
1. Moda Tatap Muka Pola 60 JP
2. Moda Tatap Muka Pola 100 JP
Penetapan materi pedagogik dan profesional disesuaikan dengan kelompok kompetensi yang diambil berdasarkan hasil UKG yang telah ditetapkan oleh masing-masing penyelenggara kegiatan (PPPPTK dan LPPPTK KPTK).
Sebagai satu kesatuan dalam kurikulum sebagaimana struktur program yang disajikan pada tabel di atas, peserta akan mendapatkan bahan sebagai berikut.

Sunday, September 4, 2016

Guru Pembelajar Moda Daring Kombinasi


Selamat siang rekan guru semua khususnya calon guru pembelajar yang lagi mencari-cari informasi tentang Petunjuk Teknis Guru Pembelajar Moda Daring Kombinasi. Saat ini anda berada pada blog yang tepat karena disini saya akan menyajikan dan menjelaskan Petunjuk Teknis Guru Pembelajar Moda Daring Kombinasi.


Pada moda kombinasi ini, peserta melakukan interaksi belajar secara daring dan tatap muka. Interaksi belajar daring dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pembelajaran yang telah disiapkan secara elektronik, dan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Interaksi tatap muka dilaksanakan bersamaan dengan peserta lainnya di pusat belajar (PB) yang telah ditetapkan dan difasilitasi oleh seorang mentor. Interaksi pada daring kombinasi dapat dilihat pada Gambar di bawah.

- Interaksi Pengampu – Mentor: Pengampu memfasilitasi mentor dan berinteraksi dengan mentor secara daring
- Interaksi Mentor – Peserta: Mentor mendampingi, berdiskusi dan berkoordinasi dengan peserta secara daring dan luring
- Interaksi Pengampu – Peserta: Pengampu memfasilitasi dan berkomunikasi dengan peserta secara daring.

Pertemuan tatap muka dilaksanakan sesuai jadwal yang disepakati bersama antara peserta dan mentor. Struktur program pertemuan antara peserta dan mentor di PB dapat dilihat seperti tabel di bawah ini

Pada saat tatap muka di PB, peserta bersama mentor akan melaksanakan kegiatan pembelajaran selama total 12 JP, dengan struktur program pada setiap tatap muka seperti pada Tabel di bawah ini

a. Kegiatan Awal

Kegiatan pada moda ini diawali dengan pengenalan konsep dan sistem Guru Pembelajar moda daring yang dipandu oleh mentor di pusat belajar yang telah ditentukan. Peserta akan masuk (login) ke dalam LMS sesuai dengan nama pengguna (username) dan kata kunci (password) yang sudah dimiliki. Selanjutnya, peserta akan melaksanakan aktivitas pembelajaran bersama mentor di PB sesuai dengan struktur program TM-1 yang tertuang pada Tabel 3.5. Pada akhir pertemuan, mentor membimbing peserta membuat rencana belajar selama 6 minggu.

b. Kegiatan pada Sesi Pembelajaran

Kegiatan pada sesi pembelajaran adalah kegiatan inti dimana peserta melaksanakan pembelajaran daring dan luring, baik secara mandiri maupun terbimbing oleh mentor. Pada kegiatan ini, peserta melakukan aktivitas-aktivitas untuk mencapai target kompetensi dan hasil belajar yang telah ditentukan sebelumnya dan dibuktikan dengan tugas dan tagihan. Untuk Guru Pembelajar moda daring kombinasi ini, peserta dan mentor bertemu secara tatap muka di Pusat Belajar (PB) untuk berdiskusi dan membahas hal-hal yang terkait dengan pembelajaran. Tatap Muka ke-2 (TM-2) pada sesi pembelajaran dilaksanakan di pertengahan sesi antara sesi 2 dan 3, dengan struktur materi seperti tertuang pada Tabel 3.6. Pada setiap akhir sesi, peserta akan mengerjakan tes sumatif sesi.

c. Kegiatan Akhir

Kegiatan akhir dilaksanakan secara daring dan tatap muka di pusat belajar pada minggu ke 6 (sesi penutup), untuk meyakinkan bahwa semua tugas maupun tagihan yang dipersyaratkan pada pembelajaran Guru Pembelajar moda daring telah terunggah seluruhnya dan dapat dipertanggungjawabkan. Pada kegiatan tatap muka ke-3 (TM-3), peserta akan melaporkan hasil pembelajaran Guru Pembelajar moda daring mulai dari awal hingga akhir dengan membawa seluruh bukti yang dapat dipertanggungjawabkan untuk di reviu dan divalidasi oleh mentor.

Tuesday, August 30, 2016

Cara Register Akun Guru Pembelajar dan Melihat Raport UKG 2015


Sumber Foto: https://mintotulus.wordpress.com/2016/06/14/diklat-guru-pembelajar-pasca-ukg-2015/
Selamat pagi Bapak/Ibu guru di seluruh Indonesia. Kegiatan Program Guru Pembelajar rencananya akan dimulai pada bulan September. Sebelumnya Bapak/Ibu harus registrasi untuk mendapatkan username dan password. Untuk mengetahui modul apa saja yang tidak memenuhi atau yang berwarna merah dapat dilihat rapor UKG. Dan untuk melihat rapor UKG 2015 caranya sebagai berikut:

1. Siapkan no ukg 2015
2. Ingat ingat tgl lahir
3. Klik link berikut https://sim.gurupembelajar.id/akun/registrasi
4. Isikan no ukg dan tgl lahir, jgn lupa centrang "v" I'm not a robot
5. Pastikan isian sesuai, baru klik register
6. Otomatis kita dpt (download otomatis) sebuah file pdf, surat rahasia berisi username dan password
7. Ingat baik baik ussername dan password tsb. Bila perlu dicatat.
8. Buka link berikut dg cara klik :
http://sim.gurupembelajar.id
9. Isikan email (username) dan password sesuai dg yg tertulis di surat.
Dan....
10.raport ukg 2015 nya pun muncul. Bapak/Ibu dapat mengetahui modul apa saja yang tidak memenuhi atau yang berwarna merah.

SILAHKAN MENCOBA

Monday, August 29, 2016

Mau Registrasi Akun Guru Pembelajar Tapi No Peserta UKG 2015 Hilang! Begini Caranya!


Sumber Foto: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtGQkhDVOKckSg5h0DrJ4JoHwV973SSTmRo1TqzqjHLuIMCh3jJYj9Fj6BiaXN0l62rHN9dGBi3lJITfoxm1SR9eJA1DygFMJAqrI_Hsh90orZWiK-Jt1WUj7XLzXh7r_K58gotW0Iw1M/s1600/guru-pembelajar-online.jpg
Selamat pagi rekan guru di seluruh Indonesia. Rencananya pada bulan september akan dilaksanakan Program Guru Pembelajar. Sebelumnya bapak/ibu guru harus melakukan registrasi akun guru pembelajar di sim.gurupembelajar.id.  Mungkin sebagian dari Bapak /Ibu guru memiliki kendala dalam melakukan registrasi msalnya saja lupa no peserta UKG 2015. Kalau sudah begini jangan bingung dulu ya Bapak/Ibu. Ada cara mengatasi apabila no peserta UKG 2015 hilang.


Cara yang pertama untuk melihat no peserta UKG 2015 di link http://info.gtk.kemdikbud.go.id, tapi mungkin sekarang servernya lagi bermasalah dan tidak bisa dibuka, jadi untuk sementara link tersebut tidak bisa dipakai dulu.

Cara yang kedua untuk menemukan no peserta UKG yaitu dengan menghubungi admin atau operator diklat Guru Pembelajar Online (GPO) di dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing yang telah ditunjuk. Saat ini, di setiap Dinas Pendidikan telah dilatih di tingkat nasional operator untuk diklat Guru Pembelajar Online ini. Mereka tentu saja mempunyai data lengkap mengenai nomor peserta UKG tahun 2015 lalu, karena nomor peserta UKG merupakan data vital bagi mereka untuk mengelompokkan jenis diklat yang akan Bapak dan Ibu Guru harus ikuti di bulan September 2016 ini. Bahkan jika Bapak dan Ibu Guru mau menanyakan nomor peserta Bapak atau Ibu Guru ke IN (Instruktur Nasional atau Mentor, atau bahkan Pengampu Diklat) Guru Pembelajar (GP) yang terdapat di Kabupaten Bapak dan Ibu, pasti diberikan. Mereka mempunyai juga data atau arsip nomor peserta UKG tahun 2015 milik Bapak/Ibu Guru, karena mereka juga sangat berkepentingan dengan nomor peserta UKG 2015 Bapak/Ibu.

Sunday, August 28, 2016

Fitur-Fitur Aplikasi Sistem Guru Pembelajar yang Wajib Diketahui Rekan Guru

Selamat siang rekan guru di seluruh Indonesia. Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang pengenalan fitur pada aplikasi guru pembelajar yang wajib diketahui oleh para calon guru pembelajar. Rekan guru perlu mengetahui fungsi dari masing-masing fitur sebelum mengeksplorasi fitur-fitur tersebut. Berikut nama dan fungsi dari masing-masing fitur moodle. Silahkan di simak ya bapak/ibu!


PAGE
Fitur di dalam moodle yang berupa laman web yang dapat menyajikan text, gambar, suara, video, atau tautan web.  Pada Guru Pembelajar Moda daring, Page digunakan untuk menampilkan petunjuk atau pengantar sesi
BOOK
Fitur di dalam moodle yang memuat beberapa halaman selayaknya sebuah buku yang terdiri atas bab dan sub-bab.  Book dapat berisi file media serta teks yang berguna untuk menampilkan detil informasi yang dapat dipecah menjadi beberapa bagian dan halaman.  Pada Guru Pembelajar moda Daring, Book digunakan untuk memuat bahan bacaan
LESSON
Fitur di dalam moodle yang berupa rangkaian aktivitas pembelajaran  Pada lesson bisa memuat bahan bacaan dan pertanyaan tentang suatu materi. Pada Guru Pembelajar moda daring, lesson memuat aktivitas pembelajaran secara bertahap yang dapat membimbing peserta dalam memahami materi sesi
Lesson digunakan pendalaman konsep disertai latihan atau penguatan melalui pertanyaan-pertanyaan yang dilengkapi dengan umpan balik.
MESSAGE
Fitur di dalam moodle yang digunakan untuk mengirim dan menerima pesan dari user lain Fitur ini digunakan untuk komunikasi antar user secara perseorangan/pribadi Pada Guru Pembelajar moda Daring, Message digunakan untuk mengirim dan menerima pesan antar  pengawas, atau pengawas dengan pengampunya
FORUM
Fitur di dalam moodle yang digunakan untuk melakukan diskusi, sharing (gagasan, pengalaman maupun dokumen) antar user  Pada Guru Pembelajar Moda daring, fitur ini dimanfaatkan untuk learning community agar terjadi pembelajaran kolaboratif antar peserta
BLOG
Fitur di dalam moodle yang digunakan untuk menuliskan catatan, ide, atau refleksi yang bersifat pribadi atau untuk dibagikan secara umum
Pada Guru Pembelajar moda Daring, Blog digunakan untuk merefleksikan hasil pembelajaran yang telah diperoleh peserta di setiap akhir sesi
CHAT
Fitur di dalam moodle yang digunakan sebagai media percakapan real time (syncrhronous) melalui tulisan. Fitur ini biasanya dimanfaatkan sebagai media komunikasi secara langsung antara pengampu, Mentor dengan peserta (guru)
QUIZ
Fitur di dalam moodle ini dapat memuat banyak pertanyaan/pernyataan dan jawaban untuk mengukur kemampuan peserta Fitur ini biasanya dimanfaatkan sebagai penilaian secara formatif dan sumatif
FILE
Fitur di dalam moodle yang memuat suatu file yang dapat diunduh
File dapat berupa dokumen, gambar, video, dan sebagainya Pada Guru Pembelajar Moda Daring, File digunakan untuk memuat Lembar Kerja (LK)
FOLDER
Fitur di dalam moodle yang bisa menampung kumpulan file 
Penggunaan folder bertujuan menampilkan kumpulan file yang lebih rapi daripada menampilkan file satu per satu dalam daftar. Pada Guru Pembelajar Moda Daring, Folder digunakan untuk menampung kumpulan file Lembar Kerja (LK) atau bahan bacaan.
E PORTOFOLIO
Fitur di dalam moodle yang digunakan untuk mengirim hasil pembelajaran yang berupa file (dokumen, gambar, video, dan sebagainya)
Pada e portofolio, kumpulan tugas/tagihan yang sudah diunggah dapat diberi umpan balik oleh pengampu.  Pada Guru Pembelajar Moda daring, E Portofolio digunakan untuk menyimpan file tagihan, berbagi file tagihan dari peserta kepada mentor dan Pengampu agar dapat diperiksa, dikomentari dan diberi umpan balik.  Fitur ini juga digunakan oleh pengampu untuk memeriksa kelengkapan dan kualitas tagihan setiap peserta 
WEB CONFERENCE (BBB)
Fitur di dalam moodle yang digunakan sebagai media percakapan secara langsung           (synchronous) dalam bentuk video, suara, tulisan dan presentasi
Fitur ini biasanya dimanfaatkan sebagai media komunikasi secara langsung antara pengampu dengan Mentor dan peserta (guru)

Pemanfaatan Fitur sebagai Evaluasi di dalam Sistem Guru Pembelajar
Questionnaire 
Fitur ini dapat dapat memuat berbagai jenis pertanyaan/pernyataan untuk memperoleh data dari peserta, dan biasanya dimanfaatkan sebagai alat survey 
Pada Guru Pembelajar moda Daring, Questionnaire digunakan sebagai alat untuk mengetahui reaksi peserta terhadap pembelajaran dan pelatihan.
Reaksi Peserta
Instrumen Smiley Face
Evaluasi yang digunakan untuk mengukur reaksi proses pembelajaran berupa "kepuasan peserta".
  
Evaluasi Pelatihan
Evaluasi yang digunakan untuk mengukur kebermanfaatan pembelajaran 
Reports
Data aktifitas peserta diunduh per minggu, sebagai Laporan Mingguan.
Logs;  Fitur ini digunakan untuk melihat aktifitas yang telah dilakukan peserta. 
Activity Completion; Fitur ini digunakan untuk melihat ketuntasan dan sejauh mana aktifitas pembelajaran yang telah dilakukan oleh peserta
Grade
Fitur ini digunakan untuk melihat pencapaian peserta setelah mengikuti kegiatan Guru Pembelajar moda Daring.
Sumber: Gurusd.net

Monday, July 25, 2016

Modul Guru Pembelajar SD Kelas Awal



Selamat siang rekan guru di seluruh Indonesia. Sesuai dengan pembahasan pada postingan beberapa hari yang lalu tentang Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar dijelaskan bahwa berdasarkan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dalam SKG dikembangkan peta kompetensi guru yang dibagi menjadi 10 kelompok kompetensi. Selanjutnya, dari 10 kelompok kompetensi dikembangkan kisi-kisi soal UKG, dan untuk masing-masing kelompok kompetensi dikembangkan juga modul peningkatan kompetensi guru pembelajar. 


Hasil UKG menjadi acuan dalam penilaian diri (self assessment) bagi guru tentang kompetensinya sehingga dapat menetapkan modul peningkatan kompetensi guru pembelajar yang dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensinya, dan menjadi acuan bagi penyelenggara Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar untuk melakukan analisis kebutuhan. Jadi untuk rekan guru sekalian dapat mempelajari modul berdasarkan hasil nilai UKG. Pada postingan yang lalu telah saya bagikan Modul Guru Pembelajar SD Kelas Tinggi, pada kesempatan ini saya akan membagikan modul guru pembelajar kelas awal. Silahkan download modul guru pembelajar kelas awal di bawah ini.

Kelompok Kompetensi A DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi B DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi C DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi D DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi E DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi F DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi G DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi H DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi I  DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi J  DOWNLOAD

Sunday, July 24, 2016

Modul Guru Pembelajar SD Kelas Tinggi



Selamat siang rekan guru di seluruh Indonesia. Pada postingan yang lalu telah saya bagikan Petunjuk Teknis Guru Pembelajar Moda Tatap Muka dan Petunjuk Teknis Guru Pembelajar Moda Daring, telah dijelaskan bahwa pada program guru pembelajar, guru wajib mengikuti diklat sesuai dengan kriteria modanya yaitu tatap muka, daring dan daring kombinasi yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.      Tatap Muka 8 s.d 10 modul
2.      Daring Kombinasi 6 s.d 7 modul
3.      Daring 3 s.d 5 modul
Mungkin bapak dan ibu guru penasaran isi dari modul yang akan dipelajari. Sebagai gambaran bagi bapak dan ibu guru, pada kesempatan ini saya akan berbagi modul guru pembelajar kelas tinggi. Silahkan di download file di bawah ini secara gratis.
Kelompok Kompetensi A DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi B DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi C DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi D DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi E DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi F DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi G DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi H DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi I  DOWNLOAD
Kelompok Kompetensi J  DOWNLOAD

Thursday, July 21, 2016

Siapakah Narasumber Nasional/Pengampu dan Instruktur Nasional /Mentor Guru Pembelajar?



Sesuai dengan kebijakan pemerintah pasca UKG dengan menerapkan program Guru Pembelajar yang sekarang sudah memasuki angkatan kedua  pelatihan Instruktur Nasional Guru Pembelajar. Mungkin diantara rekan guru bertanya-tanya, apa sih Narasumber Nasional dan Instruktur Nasional Guru Pembelajar? Apa saja kriteria dan tugas mereka? 


Sumber Ilustrasii: https://mintotulus.wordpress.com/2016/06/14/diklat-guru-pembelajar-pasca-ukg-2015/

Pada postingan yang lalu saya telah berbagi tentang Petunjuk Teknis Guru Pembelajar Tatap Muka dan PetunjukTeknis Guru Pembelajar Moda Daring yang wajib diketahui bagi calon guru pembelajar, pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang kriteria dan tugas para Narasumber Nasional dan Instruktur Nasional. Narasumber Nasional atau biasa disingkat dengan NS merupakan guru yang memiliki nilai super pada tes UKG  yaitu 81-100. Sedangkan untuk Instruktur Nasional atau biasa disingkat dengan IN adalah guru yang memiliki nilai UKG 71-100. Ada lagi istilah Pengampu yaitu Narasumber Nasional yang melakukan pendampingan pada saat moda daring, jika pendampingan dilakukan pada saat tatap muka maka disebut Narasumber Nasional, Instruktur Nasional yang melakukan pendampingan kepada peserta guru pembelajar pada saat moda daring disebut dengan mentor dan  jika pada saat tatap muka disebut dengan Instruktur Nasional.

Tugas narasumber nasional (NS)antara lain:
a. mempersiapkan dan mempelajari perangkat pelatihan tatap muka;
b. memfasilitasi pembelajaran pada pelatihan instruktur nasional;
c. mengevaluasi proses dan hasil belajar peserta pelatihan instruktur nasional; dan
d. menyampaikan dan melaporkan hasil evaluasi peserta pelatihan instruktur nasional  kepada institusi pelaksana.

Tugas Pengampu
a. mempersiapkan dan mempelajari perangkat moda daring;
b. membimbing para mentor dalam melaksanakan tugasnya melakukan pendampingan peserta moda daring;
c. mengevaluasi keterlaksanaan tugas mentor;
d. membuat laporan pelaksanaan dan hasil evaluasi moda daring. 

Tugas Instruktur Nasional/Mentor
a. mempersiapkan dan mempelajari perangkat pelatihan sesuai moda;
b. membelajarkan, melatih, membimbing, dan mengevaluasi peserta;
c. melaporkan hasil ketercapaian belajar peserta.

Demikian postingan saya tentang “Siapakah Narasumber Nasional/Pengampu dan Istruktur Nasional/Mentor Guru Pembelajar?” baca juga Daftar Istilah/Akronim Guru Pembelajar yang wajib diketahui bagi calon guru pembelajar. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tuesday, July 19, 2016

Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar



Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar merupakan proses penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru dalam melaksanakan tugas profesinya. Peningkatan kemampuan tersebut mencakup kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk perbaikan dan pertumbuhan kemampuan (abilities), sikap (attitude), dan keterampilan (skill). Dari kegiatan ini diharapkan akan menghasilkan suatu perubahan perilaku guru yang secara nyata perubahan perilaku tersebut berdampak pada peningkatan kinerja guru dalam proses belajar mengajar di kelas.

Guru sebagai pembelajar menjadikan Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar sebagai salah satu cara untuk memenuhi standar kompetensi guru sesuai dengan tuntutan profesi dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar menjadi bagian penting yang harus selalu dilakukan secara terus menerus atau berkelanjutan untuk menjaga profesionalitas guru. Oleh karena itu, Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar harus dirancang untuk memberikan pengalaman baru dalam membantu meningkatkan kompetensi sesuai bidang tugasnya agar guru memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan meningkatkan sikap perilaku yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik sesuai tanggung jawabnya. 
Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar dirancang berdasarkan Standar Kompetensi Guru (SKG) yang mengacu pada Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor, Permendiknas Nomor 32 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru Pendidikan Khusus, dan Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Berdasarkan Indikator Pencapaian. Kompetensi (IPK) dalam SKG dikembangkan peta kompetensi guru yang dibagi menjadi 10 kelompok kompetensi. Selanjutnya, dari 10 kelompok kompetensi dikembangkan kisi-kisi soal UKG, dan untuk masing-masing kelompok kompetensi dikembangkan juga modul peningkatan kompetensi guru pembelajar. Hasil UKG menjadi acuan dalam penilaian diri (self assessment) bagi guru tentang kompetensinya sehingga dapat menetapkan modul peningkatan kompetensi guru pembelajar yang dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensinya, dan menjadi acuan bagi penyelenggara Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar untuk melakukan analisis kebutuhan.


Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar dilakukan melalui tiga moda, yaitu Moda Tatap Muka, Moda Daring, dan Moda Daring Kombinasi. 
1. Moda Tatap Muka
Moda tatap muka merupakan bagian dari sistem pembelajaran di mana terjadi interaksi secara langsung antara fasilitator dengan peserta pembelajaran. Interaksi pembelajaran yang terjadi dalam tatap muka meliputi pemberian input materi, tanya jawab, diskusi, latihan, kuis, praktik, dan penugasan.
Moda tatap muka diperuntukkan bagi guru yang memerlukan peningkatan kompetensi yang lebih intensif dengan mempelajari 8-10 modul. Di samping itu, untuk memberikan pilihan penyelenggaraan pembelajaran bagi guru yang tidak punya cukup pilihan karena berbagai keterbatasan sehingga tidak memungkinkan untuk mengikuti pembelajaran moda lainnya, misalnya karena alasan geografis, tidak/kurang tersedianya aliran listrik dan jaringan internet, ketersediaan anggaran, literasi teknologi informasi dan komunikasi, serta alasan lain yang rasional, maka moda tatap muka dapat dilaksanakan dengan beberapa alternatif, yaitu: tatap muka penuh, tatap muka tidak penuh (in-on-in), dan tatap muka dalam kegiatan kolektif guru yaitu PKG (Pusat Kegiatan Gugus) untuk guru PAUD, KKG (Kelompok Kerja Guru) untuk guru SD, MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) untuk guru SMP/SMA/SMK, dan MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling). Pemilihan berbagai alternatif moda tatap muka tetap harus mempertimbangkan hasil UKG yang tercermin dari jumlah modul yang perlu dipelajari oleh guru. Penjelasan lebih lanjut pelaksanaan program guru pembelajar moda tatap muka dijelaskan dalam juknis moda tatap muka. 
2. Moda Daring
Moda Dalam Jaringan (Daring) adalah program guru pembelajar yang dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi jaringan komputer dan internet. Moda Daring dapat dilaksanakan dengan mempersiapkan sistem pembelajaran yang secara mandiri memberikan instruksi dan layanan pembelajaran kepada peserta tanpa melibatkan secara langsung para pengampu dalam proses penyelenggaraannya. Sistem instruksional yang dimaksud meliputi proses registrasi, pelaksanaan pembelajaran, tes akhir, dan penentuan kelulusan peserta serta penerbitan sertifikat. Dalam hal tertentu, keterlibatan pengampu masih diperlukan, misalnya dalam memeriksa dan menilai tugas-tugas yang belum bisa dilaksanakan oleh sistem, atau untuk membantu peserta apabila mengalami kesulitan yang belum mampu diatasi oleh sistem. Moda Daring diperuntukkan bagi guru yang memerlukan peningkatan kompetensi dengan mempelajari 3-5 modul. 
3. Moda Daring Kombinasi
Moda daring kombinasi adalah moda yang mengkombinasikan antara tatap muka dengan daring. Fasilitator di satu sisi dapat direpresentasikan oleh sistem pembelajaran yang terdiri dari firmware, brainware, dan software; dan peserta di sisi lain melaksanakan instruksi yang diberikan oleh sistem, mulai registrasi, pelaksanaan pembelajaran, sampai dengan evaluasi.
Moda Daring Kombinasi dilaksanakan dengan mempersiapkan sistem pembelajaran yang membutuhkan keterlibatan secara langsung para pengampu dalam proses pembelajaran. Keterlibatan para mentor dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara: (1) bertemu muka secara langsung dengan peserta; atau (2) bertemu muka secara virtual, baik melalui video, audio, maupun teks. Moda Daring Kombinasi diperuntukkan bagi guru yang memerlukan peingkatan kompetensi dengan mempelajari 6-7 modul. Penjelasan lebih lanjut pelaksanaan program guru pembelajar moda daring dan daring daring kombinasi dijelaskan dalam juknis moda daring.

Apabila disebabkan adanya berbagai kendala, sehingga 3 moda tersebut tidak mungkin dilakukan, guru tetap harus meningkatkan kompetensinya dengan melakukan pembelajaran mandiri.

Sumber: Pedoman Umum Guru Pembelajar pada pelatihan Instruktur/Mentor Guru Pembelajar

Demikian postingan saya tentang peningkatan kompetensi guru pembelajar. Mudah-mudahan postingan saya kali ini dapat memberikan informasi bagi calon guru pembelajar. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Monday, July 4, 2016

Daftar Istilah dan Akronim Guru Pembelajar

Selamat malam rekan guru se-Indonesia. Pada postingan yang lalu telah dibahas tentang Petunjuk Teknis Guru Pembelajar Moda Tatap Muka dan Petunjuk Teknis Guru Pembelajar Moda Daring, Kali ini saya akan menyajikan daftar Istilah dan Akronim GuruPembelajar. Silahkan Lihat tabel daftar istilah/akronim beserta keterangannya.
Istilah/Akronim
Keterangan
Admin Kelas
Tenaga teknis yang ada di UPT, yang menangani LMS
Coorporate Social Responsibility (CSR)
Tanggung jawab sosial dari perusahaan yang ikut mendanai peningkatan kompetensi Guru Pembelajar Daring
Dapodik GTK
Data pokok pendidik yang ada di Direktorat GTK
Daring
Dalam jaringan (internet) / online
Difabel
Orang yang memiliki kebutuhan khusus
Ditjen GTK
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Efektifitas
Suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target
Admin Kelas
Tenaga teknis yang ada di UPT, yang menangani LMS
Coorporate Social Responsibility (CSR)
Tanggung jawab sosial dari perusahaan yang ikut mendanai peningkatan kompetensi Guru Pembelajar Daring
Dapodik GTK
Data pokok pendidik yang ada di Direktorat GTK
Daring
Dalam jaringan (internet) / online
Difabel
Orang yang memiliki kebutuhan khusus
Ditjen GTK
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
Efektifitas
Suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target pembelajaran yang telah dicapai
Effect size
Besarnya pengaruh proses pembelajaran terhadap capaian hasil belajar
E-portfolio
Wadah di dalam LMS yang digunakan untuk menyimpan dan membagikan tugas
Guru Pembelajar moda daring kombinasi
Model pembelajaran bagi guru secara daring dan tatap muka
Guru Pembelajar moda daring
Model pembelajaran bagi guru yang dilakukan hanya secara daring
Guru Pembelajar moda daring – Model 1
Model pembelajaran bagi guru yang dilakukan hanya secara daring dan didampingi hanya oleh pengampu
Guru Pembelajar moda daring – Model 2
Model pembelajaran bagi guru yang dilakukan hanya secara daring dan didampingi hanya oleh pengampu dan mentor secara daring
Guru Pembelajar (GP)
Program pembelajaran bagi guru sebagai salah satu peningkatan kompetensi
Interaksi asynchronous
Interaksi yang terjadi pada waktu yang tidak bersamaan
Interaksi synchronous
Interaksi yang terjadi pada waktu yang bersamaan
KCM
Kriteria Capaian Minimal
Komunitas Pembelajar
Sekelompok guru yang melakukan pembelajaran kolaborasi secara daring dan luring, misalnya melalui
diskusi, berbagi informasi, berbagi pengalaman, dan berbagi sumber belajar
Konstruktivisme sosial
Teori belajar yang memandang bahwa ilmu pengetahuan dapat dibangun melalui interaksi sosial
Koordinator Admin
Tenaga teknis yang ada di UPT, yang mempunyai otoritas di dalam memanipulasi konten teknis untuk menjamin keberlangsungan pelaksanaan Guru Pembelajar moda daring
Learning Management System (LMS)
Sistem manajemen pembelajaran secara elektronik, misalnya moodle, dan blackboard
Log activity
Rekaman kegiatan dalam sistem
Luring
Luar jaringan (internet) /offline
Mentor
Guru yang membimbing peserta dalam Guru Pembelajar moda daring kombinasi
Pengampu
Widyaiswara/PTP/Dosen/Instruktur yang memfasilitasi, membimbing dan memonitor kegiatan peserta dalam Guru Pembelajar moda daring
Peserta
Guru yang menjadi peserta Guru Pembelajar
PKG
Penilaian Kinerja Guru
Pusat Belajar (PB)
Tempat kegiatan pendampingan dan tatap muka antara mentor dengan peserta pada Guru Pembelajar moda daring kombinasi
Refleksi
Memikirkan ulang dan menuangkan hal-hal yang telah diperoleh dalam proses belajar, faktor-faktor pendukung atau penghambat (baik internal maupun eksternal) dalam proses belajar, langkah apa yang harus diambil untuk mengantisipasi masalah, dan rencana aksi tindak lanjut pembelajaran
Relevansi
Kaitan atau hubungan antara kesesuaian isi pelatihan dengan profesi peserta, dan penerapannya di tempat kerja
smiley face
Instrumen untuk mengukur reaksi peserta terhadap proses pembelajaran, berupa “kepuasan peserta”
Surel
Surat elektronik yang biasa dikenal dengan email
Tagihan
Seluruh tugas yang harus diselesaikan selama pembelajaran dalam bentuk: penilaian diri yang diunggah dan dibagikan ke pengampu dan atau
mentor, tes sesi dan tes akhir.
t-test
Uji statistik (parametrik) berdasarkan perbandingan 2 (dua) kelompok data; hasil kemampuan awal dan hasil Tes Akhir, untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan pengetahuan setelah proses pembelajaran
UKG
Uji Kompetensi Guru
UPT
Unit pelaksana teknis mencakup PPPPTK, dan LPPPTK-KPTK yang menyelenggarakan Guru Pembelajar moda daring
Sumber: Kemdikbud. 2016 Petunjuk Teknis Program Peningkatan Kompetensi Guru Pembelajar Moda Daring. Jakarta: Direktur Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan
Demikian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat khususnya bagi rekan guru calon guru pembelajar. Wassalam!